Kata yang terangkai dalam serambi cinta tertetesi air
Air mata
Air mata rindu yang mendesak memberontak hati yang kuncinya
Mengapa jarak begitu berat?
Ketika kita terhimpit sesak karena waktu yang tentukan
Hei rindu,
Tidak bisakah kamu berhenti menyiksaku?
Temukan kami, aku, dan dia
Dalam temaram rinai senja yang indah
Hei kasih
Tunggulah aku kembali
Di batas yang lekang dalam hati
Jelita hati,
Percayakan aku di sini,
Menggenggam indah janji jemari
Dalam senja yang kita lewati
Dulu
Sekarang
Dan nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar