Rabu, 04 Desember 2013

- (2)

Kata yang terangkai dalam serambi cinta tertetesi air
Air mata
Air mata rindu yang mendesak memberontak hati yang kuncinya

Mengapa jarak begitu berat?
Ketika kita terhimpit sesak karena waktu yang tentukan

Hei rindu,
Tidak bisakah kamu berhenti menyiksaku?
Temukan kami, aku, dan dia
Dalam temaram rinai senja yang indah

Hei kasih
Tunggulah aku kembali
Di batas yang lekang dalam hati

Jelita hati,
Percayakan aku di sini,
Menggenggam indah janji jemari
Dalam senja yang kita lewati
Dulu
Sekarang
Dan nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar