Aku suka saat kamu menggangguku
Mengetuk kepalaku,
Memukul punggung dan bahuku,
Dan berceloteh kesana kemari
Itulah seni terindah yang pernah ku temui
Menjadi bagian kecil dari jutaan kepingan kisahmu,
Mendengar luapan-luapanmu,
Merasakan guncangan-guncangan karenamu,
Dan menikmati senyummu
Yah,
Senyum bak senja tanpa hujan
Cerah, mencerahkan
Indah, mengindahkan
Penuh ketentraman dan kedamaian
Bahagiamu, bahagiaku
Walau sejenak, hati berkilah: 'Dia bukan lagi milikmu'
Ya, memang
Kamu bukan lagi milikku
Maafkan aku telah berlebih merasa
Tapi itu terlalu indah unttuk teracuhkan olehku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar