Rembulan yang terkikis prlahan
Hadirkan keemasan fajar di ujung bumi
Bak lukisan cinta rembulan yang rela terhapuskan
Demi sang mentari
Aku memahami desah keluhnya
Rembulan yang menyesap bibirnya
Tapi cinta itu taklukannya
Kalahkan cantiknya pada sang arjuna hari
Yang gagah tak pilu
Aku mendengar lirih gelisahnya
Tatkala sang raja tenggelam dalam senja
Rembulan meringkuk sendu dalam pucatnya
Meresapi sedih karna hilangnya arjuna
Tinggalkan ia sendiri sembunyi dalam gelap
Hei mentari,
Mengapa kau tak lebih gagah hampirinya?
hampiri sang ratu sedang kau sang raja?
Akankah tanya ini kaau jawab?
Atau hanya diam semata?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar