Jumat, 29 November 2013

Kisah Sang Raja

Mentari yang terjun bebas perlahan
Hadirkan semburat merah kejinggaan
Bak lukisan cinta sang mentari yang rela tenggelam
Demi sang rembulan

Aku memahami desah keluhnya
Mentari yang mengulum lidahnya
Tapi cinta itu kalahkannya
Takhlukkan gagahnya pada sang juwita malam
Yang juga masih malu-malu

Aku mendengar lirih gelisahnya
Tatkala sang ratu tak kunjung datang suatu malam
Mentari menangis sekenanya
Meratapi jelita yang entah dimana
Tinggalkan ia sendiri terlelap

Hai rembulan,
Mengapa kau pura-pura tak tahu cintanya?
Cinta sang raja padamu, ratunya?
Akankah tanya ini kau jawab?
Atau hanya diam semata?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar